Social Icons

Pages

Tuesday, January 10, 2017

Kepo-in Candi Plaosan

Pernah lihat iklan RCTI yang ini?
Related image
Nah, coba lihat backgroundnya jangan ke neneknya. Ada bangunan yang megah ya. kira-kira bangunan apa ya? letaknya di mana ya?

Bangunan tersebut ialah candi plaosan. kuy, kepo-in tentang candi plaosan!

Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa BugisanKecamatan PrambananKabupaten KlatenProvinsi Jawa TengahIndonesia. Candi ini terletak kira-kira satu kilometer ke arah timur-laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan. Adanya kemuncak stupa, arca Buddha, serta candi-candi perwara (pendamping/kecil) yang berbentuk stupa menandakan bahwa candi-candi tersebut adalah candi Buddha. Kompleks ini dibangun pada abad ke-9 oleh Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada zaman Kerajaan Medang, atau juga dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Kuno(wikipedia.org)

Bas relief (relief paling bawah dari sebuah candi) dua candi utama mempunyai perbedaan yang mencolok, candi utama bagian utara menggambarkan perempuan dan candi utama bagian selatan menggambarkan laki-laki. Konon, gambar relief laki-laki dan perempuan yang mendekati ukuran sesungguhnya itu melambangkan bentuk kekaguman antara Rakai Pikatan dan permaisurinya, Pramudyawardani.

Berdasarkan prasasti Cri Kaluhunan (842M) Candi Plaosan dibangun oleh Ratu Sri Kaluhunan atas dukungan dari Raja. J.G.de Casparis  berpendapatan bahwa yang dimaksud Ratu Sri Kaluhunan disini adalah Pramodyawardani, putri raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra. Sedangkan yang dimaksud dengan Cri (Raja) disini adalah Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya. Dalam sejarah kerajaan Mataram Kuno, wangsa Syailendra adalah pengikut setia agama budha sedangkan wangsa Sanjaya pengikut setia agama hindu. Mereka berdua menikah, saling mencintai dan masih mempertahankan kesetiaannya pada agama masing-masing. (jogjig.com)
Mengasing di candi ini memberikanku kedamaian. Apalagi setelah kutahu candi plaosan dibuat karena suatu alasan, yaitu cinta. Cinta tulus yang menghiraukan sebuah perbedaan. Perbedaan agama dan ideologi yang berbeda tidak lalu memisahkan mereka, tetapi justru saling mendukung dan menguatkan satu dengan yang lain. Rasa cinta mereka tertuang dalam arsitektur candi Plaosan, candi budha yang mendapatkan nuansa arsitektur hindu. Dua Candi Kembar beserta relief laki-laki perempuan yang melambangkan kesetiaan itu bahkan ada hingga sekarang. Mungkin setelah kita mengunjungi Candi Prambanan tidak ada salahnya kita sekalian berwisata ke Candi Plaosan yang hanya berjarak 2,6km dari Candi Prambanan, menyaksikan sendiri bukti kesetiaan cinta Rakai Pikatan kepada Permaisurinya walaupun berbeda agama dan ideologi.





Dan setelah saya tahu, terbukti bahwa faktanya memang candi ini cukup indah. Seindah kisah dibalik dibangunnya candi.



Gapura di candi plaosan lor


deretan candi yang rapi


Megahnya candi plaosan




Kenapa Candi Plaosan?
Candi Plaosan dapat dijadikan obyek relaksasi sekaligus rekreasi. Ketenangan suasana di candi dapat menjadikan hati lebih adem ayem. Untuk menikmati candi plaosan sendiri tidak perlu biaya mahal, seperti candi megah di dekatnya. Hanya Rp 3.000 untuk turis lokal + biaya parkir.

Akses.
Gak terlalu jauh dari jalan utama Jogja-Solo. Ada petunjuk jalannya kok.

Saran.
Untuk yang hendak mengunjungi candi plaosan, coba deh untuk datang pada saat sore atau menjelang matahari tenggelam. Karena, nanti kawan-kawan akan mendapatkan sebuah suguhan pemandangan yang asik. Terlebih di kawasan candi terdapat spot foto sunset.

Suwun,


 
 
Blogger Templates